Mengenal SBN Ritel Tipe Tradable Serta Proses Penjualanya

Dalam sebuah investasi tentu memiliki instrument-instrumen yang sangat banyak. Adapun salah satu jenis instrumen yang sering digunakan adalah SBN atau Surat Berharga Negara yang diterbitkan oleh pemerintah pada setiap tahunnya.

SBN adalah surat yang diterbitkan oleh pemerintah sebagai salah satu sumber pendanaan alternatif untuk beragam kebutuhan. Termasuk kebutuhan mengenai program-program pemerintah dalam rangka menyejahterakan rakyat.

Masyarakat umum dapat membantu pemerintah dalam menjalankan programnya dengan menjadi pemodal. Caranya yakni dengan membeli SBN sebagai investasi, sekaligus untuk mengembangkan dana.

Untuk setiap tahunnya peminat SBN juga sangatlah banyak. Sebab SBN dijamin oleh negara, sehingga dinilai sangat aman.

Perlu anda ketahui bahwa SBN sendiri terbagi menjadi dua tipe. DUa tipe SBN ritel tersebut pertama adalah Tradable atau bisa diperdagangkan seperti SR (Sukuk Ritel), ORI (Obligasi Negara Ritel). Sedangkan tipe SBN yang kedua adalah Non-Tradable atau tidak dapat diperdagangkan, meliputi ST (Sukuk Tabungan), dan SBR (Saving Bond Ritel).

Dari kedua tipe SBN ini tentu lebih banyak orang yang memilih SBN Ritel tipe Tradable. Karena dapat diperdagangkan secara luas di pasar sekunder dan berpotensi capital gain atau mendapat keuntungan.

Lalu bagaimana cara menjual SBN Ritel Tradable di pasar sekunder dan mendapat keuntungan?

Nah, sebelum anda mengetahui bagaimana proses penjualan dari SBN ini, maka anda harus tahu dahulu apa itu pasar sekunder. Sebab SBN Ritel Tradable anda ini nantinya akan dijual di pasar tersebut.

Pilihan Investasi

Pengertian pasar sekunder

Pasar sekunder adalah bursa atau pasar tempat surat-surat berharga diperjualbelikan oleh antar investor di luar pasar primer atau perdana. Itulah mengapa disebut dengan pasar sekunder atau secondary market.

Sebagai contoh, misalnya anda membeli salah satu produk dari SBN Ritel Tradable di pasar primer atau pasar perdana. Maka selanjutnya anda bisa menjualnya kembali di pasar sekunder dengan harga yang naik turun.

Anda bisa saja mencapai capital gain jika SBM Ritel Tradable yang anda jual di pasar sekunder memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan harga belinya di pasar perdana.

Proses penjualan SBN Ritel Tradable di Pasar Sekunder

Sebagai pemula, mungkin anda pernah bertanya-tanya bagaimana proses penjualan SBN Ritel Tradable. Apakah setelah membeli SBN dari pasar perdana langsung dapat dijual kembali ke pasar sekunder atau tidak? Jawabannya adalah tidak. Untuk bisa menjual SBN Ritel Tradable di pasar sekunder hanya bisa dilakukan jika minimum holding period nya sudah berakhir sesuai yang tertera dalam memorandum informasi.

Kerjasama Investree dengan Artha Sekuritas untuk pembelian SBN ritel di Pasar Sekunder

Untuk mempermudah para investor pemula, saat ini Investree bekerjasama dengan Bina Artha Sekuritas dalam rangka memberikan solusi mudah penjualan SBN di Pasar Sekunder. Meskipun anda juga bisa menjual SBN Ritel Tradable di tempat lain, jauh akan lebih mudah dengan menggunakan Investree dengan segala fitur yang mudah digunakan di dalamnya. Termasuk dalam menjual SBN, anda bisa melakukan penjualan secara langsung.

Investree sendiri merupakan sebuah aplikasi yang memberikan solusi financial bagia anda. Mulai dari pinjaman bisnis bagi UMKM maupun individu dan pengembangan aset melalui pendanaan dan investasi.

Dengan melakukan investasi melalui SBN Ritel di Investree, berarti anda sekaligus juga memiliki andil dalam membantu pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat di Indonesia.