Apa Saja yang Harus Diperhatikan Saat Persiapan Akreditasi di Sekolah?

Dalam persiapan akreditasi, sekolah harus benar-benar mengatur segala sesuatunya dengan penuh pertimbangan. Tanpa adanya persiapan yang baik, bisa-bisa sekolah mendapatkan status akreditasi yang rendah sehingga dapat menyebabkan turunnya citra sekolah. Oleh karena itu, sekolah harus mempersiapkan diri untuk akreditasi ketika jadwalnya sudah tiba. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan? Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat persiapan akreditasi di sekolah.

Sarana dan Prasarana

Hal yang terlihat mencolok dari suatu sekolah adalah sarana dan prasarana. Kelengkapan dari sarana dan prasarana ini ada di dalam standar yang harus dilengkapi dalam proses akreditasi. Segala sarana dan prasarana mulai dari bangunan, ruang kelas, toilet, ruang guru, UKS, ruang ibadah, ruang seni dan sebagainya harus dipersiapkan sejak jauh hari sebelum petugas akreditasi datang. Semua sarana dan prasarana ini harus terjaga kebersihannya dan tertata dengan rapi.

Administrasi Sekolah

Sekolah yang berhak mendapatkan akreditasi A adalah sekolah yang mempunyai administrasi lengkap dan tersusun rapi. Jangan sampai saat petugas akreditasi datang, keadaan administrasi masih tidak karuan. Persiapan akreditasi yang termasuk sangat penting adalah administrasi, mulai dari notulen rapat, buku ekspedisi, buku kurikulum, RAT, pengelolaan dana BOS, data siswa, nilai siswa dan sebagainya. Setiap guru harus memiliki administrasi lengkap agar tidak berdampak buruk pada hasil akreditasi. Selain itu hendaknya alat tulis kantor serta media pendukung pembelajaran sudah dilengkapi misalnya saja untuk pengadaan buku paket, map rapor yang sesuai kurikulum, dsb. Jika belum ada pihak sekolah bisa memesannya melalui pusatpercetakanonline.com untuk mempermudah proses pesannya.

Tenaga Pendidik

Saat proses akreditasi berlangsung, biasanya petugas akan meminta guru untuk melakukan praktik mengajar di dalam kelas. Petugas akan menjadi penonton dan menilai apakah guru tersebut sudah berkompeten atau belum. Standar tenaga pendidik dan kependidikan menjadi salah satu hal yang harus dilengkapi dalam akreditasi. Jika tidak ada tenaga pendidikan yang kompeten, sekolah mungkin akan mendapatkan akreditasi C. Jika sekolah mendapat akreditasi C akibatnya nanti ijazah yang dikeluarkan oleh sekolah tidak akan diakui. Mengerikan bukan?

Sebenarnya, jika pihak sekolah selalu melengkapi apa yang sudah ditetapkan setiap harinya, maka akreditasi akan sangat mudah. Pihak sekolah tak perlu kerepotan menyiapkan bukti fisik seluruh standar karena sudah ada. Yang jadi masalah adalah saat sekolah setiap hari hanya mengajar tanpa melengkapi administrasinya, maka bagian standar administrasi saat akreditasi akan menjadi pekerjaan yang berat. Persiapan akreditasi yang lebih matang perlu dilakukan agar mendapatkan nilai yang baik.